SulbarEkspres – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut subvarian baru SARS-CoV-2 yang dijuluki XBB telah mengalami peningkatan di Singapura.
Varian tersebut juga ternyata sudah teridentifikasi di Indonesia.
Namun tidak dijelaskan secara detil di daerah mana varian tersebut terdeteksi.
Baca Juga: Terlibat Kasus Penyalahgunaan Kredit, Adik Artis Irwansyah Jadi DPO
Baca Juga: Terancam 15 Tahun Penjara! Pria Viral Pelaku Pemerkosa Bocah SD di Tangsel Akhirnya Ditangkap
Menurut Budi, subvarian XBB menyebabkan peningkatan kasus Covid-19 di Singapura.
Bahkan diprediksi akan terjadi peningkatan kasus 15 ribu per hari saat pertengahan November nanti.
"Singapura kasusnya naik lagi ke 6 ribu per hari, karena ada varian baru namanya XBB, varian ini juga sudah masuk di Indonesia, kita amati terus," ungkap Budi dikutip dari melalui YouTube FMB9ID IKP.
Meski telah terdeteksi di Indoneisa, Budi tetap optimistis subvarian XBB tidak membuat peningkatan kasus di Indonesia.
Menurutnya subvarian BA.4 dan BA.5 yang menyebabkan lonjakan kasus di beberapa negara, terbukti tidak berpengaruh di Indonesia.
Optimisme tersebut dapat tercapai karena adanya kerjasama berbagai pihak. Salah satunya masyarakat Indonesia yang tetap menjalankan protokol kesehatan.
"Mudah-mudahan di Januari-Februari kita bisa menghadapi potensi kenaikan dengan baik seperti Agustus ini. Sehingga Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang selama 12 bulan berturut-turut tidak ada lonjakan kasus," terangnya.***